5 Alasan Kamu Harus Mulai Wirausaha Sejak Mahasiswa

Kamu Masih mahasiswa? Segera bikin usaha! Jangan kuliahnya ngejar IPK aja. Kenapa?
Mark Elliot Zuckerberg 
Berdasarkan data yang diperoleh dari Harvard School of Business, kemampuan dan keterampilan yang ada di bangku kuliah itu cuma 90% hard skill dan sisanya soft skill. Padahal, yang akan diperlukan di dunia kerja itu cuma 15% dari hard skill, dan kemampuan rata-rata orang menyerap materi kuliah hanya 15%.
KALO DIHITUNG MATEMATIS, AKADEMIK YANG KEPAKE SAAT KERJA ITU CUMA SEKITAR 2% AJA.
Kaget nggak ? Lanjut baca;
Nah, salah satu cara untuk meningkatkan soft skill mahasiswa adalah dengan berwirausaha, apalagi sekarang udah banyak sekali kompetisi hibah wirausaha yang hanya bisa diikuti mahasiswa, yang membuat para sarjana pada nyesel dan gondok adalah kenapa dulu kagak ikutan event-event itu.
Dan masih banyak alasan-alasan lain kenapa mahasiswa harus membuat usaha mereka sendiri sejak dini, ini 5 alasannya;
1. Mahasiswa Berwirausaha itu ... Keren
Banyak kampus membuka kompetisi wirausaha. Apa Tujuannya? Yaa.. apalagi.. kalo bukan karena banyaknya sarjana yang nganggur. Makanya mereka ingin supaya mahasiswanya bisa mulai buka lapangan pekerjaan sendiri.
Kenapa mahasiswa yang usaha itu keren? Mahasiswa yang berwirausaha walau omzetnya cuma 2 juta sebulan, tetep akan dipandang sebagai mahasiswa yang beda. Sedangkan alumni yang punya usaha dan beromzet 2 juta sebulan, yang ada dia diketawain.
Makanya, beberapa sarjana yang baru lulus selalu berpikir bisa kuliah lagi dan memanfaatkan status mahasiswanya untuk ikut kompetisi wirausaha atau bisa nyari ilmu usaha saat di kelas kuliah.
2. Nggak Perlu Bingung Setelah Wisuda Mau Kemana
‘SARJANA YANG BAIK ITU BUKAN YANG LULUS DENGAN NILAI TINGGI, SARJANA YANG BAIK ITU ADALAH SARJANA YANG SETELAH LULUS NGGAK BINGUNG MAU KE MANA.’

Survey 9 dari 10 mahasiswa yang ditanya setelah lulus mau ngapain, mereka akan bilang gak tau dan kalo pun tau mau kemana, mereka akan jawab dengan kata ‘kerja’. Ketika ditanya mau kerja di mana, mereka akan jawab ‘di perusahaan X’, ketika ditanya lagi misal gak keterima kerja di sana mau kerja di mana? Jeng jeng, orang itu mulai bingung, dan keliatan kalo tujuan mereka belum jelas.
Nah, selagi jadi mahasiswa, ada kesempatan untuk membuka lapangan kerja baru dengan dukungan modal dan fasilitas di kampus! Ini kesempatan yang luar biasa banget!
Dan seandainya usaha yang kamu bangun berhasil, tentunya ketika lulus nanti, kamu gak perlu bingung atau ngantri-ngantri ikutan Job Fair yang lebih mirip kayak padang mashar.
3. Rendah Risiko dan Tekanan
Apa yang ditakutin kalo misal usahanya rugi?
Com’n, kalian emang udah punya asset apaan? Dana udah dari modal kompetisi, coachingbisnis udah gratis, dukungan dari mana-mana. Kalian nggak akan kehilangan banyak ketika usaha saat mahasiswa. Beda ketika nanti kamu udah lulus dan mememulai usaha sendiri.Ketika rugi, kalian akan kehilangan banyak kesempatan, waktu, materi, pikiran, tekanan, temen-temen terdekat, dan lainnya.
Toh seandainya usaha kalian rugi dan menghabiskan banyak modal, pemberi modal akan memaklumi karena kamu masih belajar (hmm, ini tergantung investor kamu siapa sih). Tapi kalo sumber dananya dari hibah, ya nothing to lose dong.
4. Kesempatan Gratis
Di kampus kamu pasti ada dosen yang jago banget tentang marketing, produksi, sumber daya manusia, atau aspek bisnis lainnya. Kalo kamu usaha sejak mahasiswa, kamu bisa manfaatin dosen itu untuk dapetin konsultasi gratis, dan itu penghematan banget!
Kita ambil contoh dosen-dosen kamu di kampus, berapa budget yang perlu dikeluarkan seorang businessman untuk bisa konsultasi sama mereka?
Tapi kalo status kamu masih mahasiswa? Yaelah, kasih aja kacang goreng, syukur-syukur malah kamu yang diajak meeting di Starbuck, karena apa? Dosen itu seneng banget kalo mahasiswa mereka berani menciptakan sesuatu. Itu kebanggaan tersendiri buat mereka. “OMG! Mahasiswa gue, hiks.”
Ini juga, berapa banyak duit yang harus dikeluarkan oleh pelaku bisnis untuk dapet pelatihan wirausaha oleh ekspertise? Mungkin puluhan atau ratusan juta untuk sekali workshop, sedangkan mahasiswa? FREE!
5. Membangun Karir
Yaa katakanlah kamu berwirausaha dan gagal, trus setelah lulus kamu ‘terpaksa’ harus kerja dulu untuk nyenengin orang tua. Nah, modal pengalaman kamu yang pernah berwirausaha bisa jadi nilai plus untuk resume kamu, karena pengalaman itu menunjukkan bahwa kamu termasuk orang yang proaktif, inisiatif, dan kreatif.
Dan beberapa perusahaan sangat mengedepankan soft skill itu dibanding cuma ijazah dengan nilai yang bagus.
Masih ragu buat memulai usaha? Buruan mulai sekarang, keburu lulus dan kamu akan kehilangan banyak kesempatan! :p


Artikel Firal Co Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Scroll to top